Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Laskar Serdadu Gajah Sena


Laskar Serdadu Gajah Sena

Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART)

ANGGARAN DASAR (AD)

ORGANISASI MASYARAKAT LASKAR SERDADU GAJAH SENA

BAB I

NAMA, WAKTU DAN KEDUDUKAN

Pasal 1
Nama Organisasi

Organisasi ini bernama Laskar Serdadu Gajah Sena, selanjutnya disebut LSGS.

Pasal 2
Waktu Pendirian

LSGS didirikan untuk jangka waktu yang tidak ditentukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pasal 3
Kedudukan

  1. Dewan Pengurus Pusat (DPP) berkedudukan di Ibu Kota Negara Republik Indonesia.

  2. Dewan Pengurus Daerah (DPD) berkedudukan di Ibu Kota Provinsi.

  3. Dewan Pengurus Cabang (DPC) berkedudukan di Kabupaten/Kota.

  4. Pengurus Anak Cabang (PAC) berkedudukan di Kecamatan.

  5. Pengurus Ranting berkedudukan di Desa/Kelurahan atau RW.

  6. Pengurus Anak Ranting berkedudukan di tingkat RW atau lingkungan setempat.


BAB II

ASAS, VISI, MISI DAN IDEOLOGI

Pasal 4
Asas Organisasi

LSGS berasaskan:

  1. Pancasila

  2. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

  3. Bhinneka Tunggal Ika

  4. Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)

Pasal 5
Visi

Terwujudnya generasi muda Indonesia yang produktif, berkarakter pejuang, bermartabat, berpendirian teguh, siap menjadi pemimpin yang beradab, berbudaya, dan beretika Pancasila.

Pasal 6
Misi

  1. Memperkuat mental perjuangan dan kepemimpinan generasi muda.

  2. Mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam kehidupan demokrasi Pancasila.

  3. Mencetak kader pemimpin dari tingkat desa hingga nasional.

  4. Menegakkan kesetaraan hukum, keadilan sosial, dan persatuan bangsa.

  5. Mengembangkan ekonomi kerakyatan berbasis gotong royong.


BAB III

PONDASI IDEOLOGI ORGANISASI

Pasal 7
Delapan Poin Cara Kerja

Seluruh kegiatan organisasi wajib berpedoman pada:

  1. Datangi – Turun langsung ke masyarakat.

  2. Duduk – Berdialog dan membangun komunikasi.

  3. Dengarkan – Menyerap aspirasi rakyat.

  4. Minati – Mencari solusi atas permasalahan rakyat.

  5. Niati – Bekerja dengan niat tulus dan amanah.

  6. Berani – Mengambil keputusan secara tegas dan bertanggung jawab.

  7. Bernyali – Melaksanakan keputusan dengan kerja nyata.

  8. Berhati – Mengawasi, mengevaluasi, dan menjaga amanah.

Pasal 8
Delapan Nilai Pancasila Organisasi

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa.

  2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.

  3. Persatuan Indonesia.

  4. Kerakyatan dan Musyawarah.

  5. Keadilan Sosial.

  6. Anti Korupsi.

  7. Nasionalisme Pancasila.

  8. Gotong Royong.


BAB IV

TUJUAN ORGANISASI

Pasal 9

LSGS bertujuan:

  1. Membangun kader bangsa yang berintegritas.

  2. Menjadi wadah pendidikan kepemimpinan masyarakat.

  3. Mengembangkan ekonomi kerakyatan.

  4. Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

  5. Menjadi mitra strategis pemerintah dan masyarakat.

  6. Mendorong terciptanya politik yang bersih dan beretika.


BAB V

KEANGGOTAAN

Pasal 10

Anggota terdiri dari:

  1. Anggota Pendiri.

  2. Anggota Biasa.

  3. Anggota Kehormatan.

Pasal 11

Syarat menjadi anggota:

  1. Warga Negara Indonesia.

  2. Setia kepada Pancasila dan UUD 1945.

  3. Bersedia menaati AD/ART.

  4. Bersedia menjalankan 8 Poin Cara Kerja Organisasi.


BAB VI

STRUKTUR ORGANISASI

Pasal 12

Struktur organisasi terdiri dari:

  1. Dewan Pendiri.

  2. Dewan Pembina.

  3. Dewan Pengawas.

  4. Dewan Pengurus Pusat (DPP).

  5. Dewan Pengurus Daerah (DPD).

  6. Dewan Pengurus Cabang (DPC).

  7. Pengurus Anak Cabang (PAC).

  8. Pengurus Ranting.

  9. Pengurus Anak Ranting.


BAB VII

WEWENANG ORGANISASI

Pasal 13
Dewan Pendiri

  1. Pemegang hak veto organisasi.

  2. Menjaga kemurnian ideologi organisasi.

  3. Menetapkan perubahan pokok AD.

  4. Mengangkat dan memberhentikan Dewan Pembina dan Pengawas.

Pasal 14
Dewan Pembina

  1. Memberikan arahan strategis organisasi.

  2. Menyetujui program nasional.

  3. Membina dan mengawasi DPP.

Pasal 15
Dewan Pengawas

  1. Mengawasi keuangan organisasi.

  2. Melakukan audit internal.

  3. Menyampaikan rekomendasi kepada Dewan Pembina.

Pasal 16
Ketua Umum DPP

  1. Pemegang komando eksekutif tertinggi.

  2. Menjalankan keputusan organisasi.

  3. Menandatangani keputusan dan kerja sama organisasi.


BAB VIII

MUSYAWARAH ORGANISASI

Pasal 17

Musyawarah organisasi terdiri atas:

  1. Musyawarah Nasional (Munas).

  2. Musyawarah Daerah (Musda).

  3. Musyawarah Cabang (Muscab).

  4. Musyawarah Anak Cabang (Musancab).

  5. Musyawarah Ranting (Musran).


BAB IX

KEUANGAN DAN ASET

Pasal 18

Sumber keuangan organisasi berasal dari:

  1. Iuran anggota.

  2. Sumbangan yang sah dan tidak mengikat.

  3. Usaha organisasi yang sah.

  4. Bantuan yang tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.


BAB X

PERUBAHAN AD DAN PEMBUBARAN

Pasal 19

Perubahan AD hanya dapat dilakukan melalui Musyawarah Nasional dan mendapat persetujuan Dewan Pendiri.

Pasal 20

Pembubaran organisasi hanya dapat dilakukan melalui Musyawarah Nasional Luar Biasa dan persetujuan Dewan Pendiri.


ANGGARAN RUMAH TANGGA (ART)

ORGANISASI MASYARAKAT LASKAR SERDADU GAJAH SENA

BAB I

PELAKSANAAN ORGANISASI

Pasal 1

Organisasi menjalankan prinsip:

  1. Satu ideologi.

  2. Satu garis komando.

  3. Satu sistem kaderisasi.

  4. Satu sistem pelaporan.


BAB II

BIDANG-BIDANG ORGANISASI

Pasal 2
Bidang Kaderisasi dan Ideologi

Tugas:

  1. Menyelenggarakan pendidikan kader.

  2. Melaksanakan Diklat 8 Poin.

  3. Melakukan regenerasi kepemimpinan.

Pasal 3
Bidang Pengarakan Massa dan Aksi Lapangan

Tugas:

  1. Melaksanakan safari masyarakat.

  2. Menampung aspirasi rakyat.

  3. Menyusun solusi lapangan.

Pasal 4
Bidang Politik dan Kader Pemimpin

Tugas:

  1. Pendidikan politik Pancasila.

  2. Menyiapkan kader pemimpin.

  3. Kampanye politik bersih.

Pasal 5
Bidang Ekonomi Kerakyatan dan Koperasi

Tugas:

  1. Pembentukan kelompok usaha.

  2. Pendampingan UMKM.

  3. Pengembangan koperasi.

Pasal 6
Bidang Hukum, HAM dan Kesetaraan

Tugas:

  1. Advokasi masyarakat.

  2. Penyuluhan hukum.

  3. Pengawasan pelanggaran HAM.

Pasal 7
Bidang Hubungan Masyarakat dan Komunikasi

Tugas:

  1. Publikasi organisasi.

  2. Pengelolaan media sosial.

  3. Dokumentasi kegiatan.


BAB III

MASA JABATAN

Pasal 8

  1. Masa jabatan pengurus adalah 5 (lima) tahun.

  2. Pengurus dapat dipilih kembali paling banyak 1 (satu) kali masa jabatan.


BAB IV

HAK DAN KEWAJIBAN ANGGOTA

Pasal 9
Hak Anggota

  1. Mengikuti kegiatan organisasi.

  2. Menyampaikan pendapat.

  3. Memilih dan dipilih sesuai ketentuan.

Pasal 10
Kewajiban Anggota

  1. Menaati AD/ART.

  2. Menjaga nama baik organisasi.

  3. Menjalankan program organisasi.

  4. Mengamalkan 8 Poin Cara Kerja Organisasi.


BAB V

SISTEM PELAPORAN

Pasal 11

Laporan organisasi dilakukan secara berjenjang:

Anak Ranting → Ranting → PAC → DPC → DPD → DPP → Dewan Pembina.

Tidak diperkenankan melompati jenjang organisasi.


BAB VI

SANKSI ORGANISASI

Pasal 12

Sanksi diberikan secara bertahap:

  1. Teguran lisan.

  2. Teguran tertulis.

  3. Pemberhentian sementara.

  4. Pemberhentian tetap.

Pasal 13

Pelanggaran berat meliputi:

  1. Tindakan yang bertentangan dengan Pancasila.

  2. Korupsi dan penyalahgunaan jabatan.

  3. Politik uang.

  4. Tindakan yang merusak nama baik organisasi.

  5. Pelanggaran terhadap 8 Poin Cara Kerja Organisasi.


BAB VII

PENUTUP

Pasal 14

ART ini merupakan pedoman operasional pelaksanaan Anggaran Dasar Laskar Serdadu Gajah Sena dan mengikat seluruh pengurus serta anggota organisasi di semua tingkatan.

Ditetapkan oleh:
Dewan Pendiri dan Musyawarah Nasional
ORMAS LASKAR SERDADU GAJAH SENA.


Laskar Serdadu Gajah Sena

KLIK TO PLAY

====================================

Laskar Serdadu Gajah Sena
====================================


Posting Komentar

testimoni pak eko etawagen

testimoni pak eko etawagen